Kewajiban Mempelajari Ilmu Pengetahuan Alam

Kita terlahir di dunia dalam keadaan yang lemah tidak mengetahui apapun. Allah mengingatkan kondisi kita kala itu pada salah satu ayat-Nya dalam QS. (16) An Nahl: 78.

QS (16) An Nahl 78

Nikmat ini kemudian Allah dukung dengan kesehatan jasmani dan rohani. Allah berikan pula berbagai sarana pembelajaran seperti pendengaran, penglihatan, dan hati. Sehingga, kita bisa belajar dari sekitarnya. Jadi, sifat asal manusia adalah bodoh, tidak mengetahui apapun. Tidak mengerti untuk apa ia diciptakan, bagaimana ia hidup, dan mau kemana tujuan hidupnya. Oleh sebab itulah Allah  menurunkan kitab-kitab-Nya dan mengutus para rasul-Nya  untuk membimbing dan mengarahkan manusia. Hal ini untuk mengajarkan kepada mereka kemaslahatan sekaligus kemadharatan bagi manusia agar selamat dan berbahagia dalam menjalani kehidupan ini. Allah berfirman dalam QS. (96) Al ‘Alaq: 5.

QS (96) Al 'Alaq 5

Rasulullah SAW juga bersabda dalam hadits Anas bin Malik:

طلب العلم فريضة على كل مسلم
”Menuntut ilmu adalah wajib atas setiap muslim.”
[HR. Ibnu Majah, dishahihkan oleh Al Albani dalam Shahih At-Targhib].

Maka telah jelas bagi kita bahwa menuntut ilmu adalah wajib bagi setiap muslim. Salah satu ilmu yang harus kita pelajari adalah Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Hal ini dijelaskan Allah dalam QS. (3) Ali ‘Imran: 190-191 berikut ini.

QS. (3) Ali 'Imran 190QS. (3) Ali 'Imran 191

Allah telah menciptakan segala sesuatu di dunia, baik di langit maupun di bumi serta segala fenomena yang terjadi di dalamnya. Allah tidaklah menciptakan semua itu dengan sia-sia, melainkan supaya kita senantiasa mengingatNya dalam segala kondisi dan situasi. Segala sesuatu yang diciptakan Allah merupakan nikmat bagi kita, namun terkadang kita lupa. Sulit dibayangkan jika Allah mencabut salah satu nikmat tersebut dari hidup kita. Oleh karena itu, kita sebagai manusia yang berakal diperintahkan Allah untuk berpikir (belajar) supaya kita memahami betapa Maha Kuasanya Allah atas segala sesuatu, sehingga kita bisa terjaga dari siksa api neraka. Jika kita malas untuk berpikir (belajar), pastilah kita akan dekat dengan siksa api neraka. Na’udzubillah.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: